dajjal1

Beredar Foto seorang bayi dengan mata satu diberbagai media-media forum di internet, bayi yang diyakini lahir di Israel tersebut juga banyak menjadi perdebatan, karena sebagian diantara netters di forum, menyatakan bahwa bayi ini merupakan dajjal yang akan datang kedunia pada saat hari kiamat tidak lama lagi akan tiba.

Berikut adalah foto bayi bermata satu yang banyak menimbulkan pro dan kontra dikalangan netters dan menjadi ajang perdebatan dibeberapa forum-forum internet

dajjal21

ada yang mengatakan bahwa bayi ini adalah cikal bakal Al Masihud Dajjal, tetapi itu pun masih jadi perdebatan panjang. Untuk lebih baiknya lagi akan saya kutipkan hadits nabi mengenai Al Masihud Dajjal.

Fatimah binti Qois berkata: “Aku mendengar seruan dari tukang seru Rasulullah untuk melaksanakan sholat berjamaah, maka aku berangkat ke masjid dan sholat bersama Rasulullah. Aku sholat di shof para wanita di belakang kaum laki-laki. Ketika sholat sudah selesai, Rasulullah duduk di atas mimbar, sambil tersenyum beliau berkata: Demi Alloh, sesungguhnya aku mengumpulkan kalian bukanlah untuk suatu kabar gembira atau kabar buruk, akan tetapi aku mengumpulkan kalian karena Tamin ad Dari yang dahulunya adalah seorang pemeluk agama Kristen, maka ia telah memeluk agama Islam dan membai’atku. Ia telah berkata kepadaku dengan suatu perkataan yang sudah aku katakan kepada kalian tentang Al Masihuddajjal. Ia mengisahkan perjalanannya kepadaku, bahwa ia berlayar dengan sebuah kapal laut bersama 30 orang laki-laki dari dari kabilah Lakham dan Judzam. Kemudian mereka terombang-ambing oleh ombak badai selama 1 bulan. Hingga tersebut terdampar di sebuah pulau di tengah laut di arah tempat matahari terbenam. Lalu mereka semua duduk (istirahat) di suatu tempat yang terletak sangat dekat dengan kapal. Setelah itu mereka masuk ke dalam pulau tersebut, lalu mereka bertemu dengan seekor binatang yang berbulu lebat, sehingga mereka tidak bisa memperkirakan di mana ekornya dan mana kepalanya, karena tertutup bulu yang sangat lebat. Mereka berkata: Celaka, dari jenis apakah kamu ini? Ia menjawab: Saya adalah Jassasah. Mereka bertanya: Apakah Al Jassasah itu? (Tanpa menjawab) ia berkata: Wahai orang-orang, pergilah kalian kepada kepada seorang lelaki yang berada di biara itu. Sesungguhnya ia sangat ingin mendengar berita-berita dari kalian! Tamin Ad Dari berkata: Ketika ia telah menjelaskan kepada kami tentang laki-laki itu, kami pun sangat terkejut karena kami mengira; bahwa ia adalah setan. Lalu kami segera berangkat sehingga kami memasuki biara tersebut, tiba-tiba di sana ada seorang manusia yang sangat besar (yang pernah kami lihat) dalam keadaan terikat yang sangat kuat. Kedua tangannya terikat ke pundaknya serta antara dua lutut dan mata kakinya terikat dengan besi. Kami berkata: Celaka, siapakah kamu ini? Lelaki itu menjawab: Takdir sudah menentukan bahwa kalian akan kabar-kabar kepada saya, maka kabarkanlah kepadaku siapakah kalian ini? Mereka menjawab: Kami adalah orang-orang Arab yang berlayar dengan sebuah kapal, tiba-tiba kami menghadapi laut yang sedang berguncang, lalu kami terombang-ambing di tengah laut selama 1 bulan, maka terdamparlah kami di pulau ini. Lalu kami duduk di tempat yang terdekat dengan kapal, kemudian kami masuk ke pulau ini. Maka kami bertemu dengan seekor binatang yang sangat lebat bulunya sehingga kami tidak dapat membedakan mana ekornya mana kepalanya. Maka kami berkata: Celaka, apakah kamu ini? Ia menjawab: Aku adalah Al Jassasah. (Tanpa menjawab) ia berkata: Pergilah kalian kepada lelaki di biara itu, karena ia sangat menginginkan berita-berita yang kalian bawa. Lalu kami segera menuju tempatmu ini, maka kami terkejut bercampur takut karena mengira bahwa kamu ini adalah setan. Ia (laki-laki yang terikat itu) berkata: Beritakanlah kepada saya tentang pohon-pohon korma yang ada di daerah Baisan. Kami berkata: Tentang apa yang ingin kamu tanya darinya? Ia berkata: Saya menanyakan apakah pohon-pohon korma itu tetap berbuah? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Adapun pohon-pohon korma itu, maka ia (sebentar lagi) hampir saja tidak akan berbuah lagi. Kemudian ia berkata lagi: Beritakanlah kepadaku tentang danau Tiberia. Mereka berkata: Tentang apakah yang ingin kamu tanyakan perihalnya? Ia bertanya: Apakah ia tetap berair? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Adapun airnya, maka ia (sebentar lagi) hampir saja akan habis. Kemudian ia berkata lagi: Beritakanlah kepadaku tentang mata air Zugar. Mereka berkata: tentang apakah yang ingin kamu tanyakan? Ia bertanya: Apakah di sana masih ada air, dan apakah penduduk di sana masih menggunakan air dari mata air Zugar itu untuk bertani? Kami katakan kepadanya: Benar, ia berair banyak dan penduduknya bertani dari mata air itu. Lalu ia bertanya lagi: Beritakanlah kepadaku tentang Nabi yang ummi, apa sajakah yang sudah ia perbuat? Mereka menjawab: Dia telah keluar dari Makkah menuju Madinah. Lalu ia bertanya: Apakah ia diperangi oleh orang-orang Arab? Kami menjawab: Ya. Ia bertanya: Apakah yang ia lakukan kepada mereka? Maka kami memberitahukan kepadanya bahwa ia (Nabi itu) telah menundukkan orang-orang Arab yang bersama dengannya dan mereka menaatinya. Lalu ia berkata: Apakah itu semua telah terjadi? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Sesungguhnya adalah lebih baik bagi mereka untuk menaatinya dan sungguh aku akan mengatakan kepada kalian tentang diriku, aku adalah Al Masihuddajjal dan sesungguhnya aku hampir saja diizinkan keluar. Maka aku akan keluar dan berjalan di muka bumi, dan tidak ada satu kampung pun yang tidak akan kumasuki dalam waktu 40 malam selain Makkah dan Thibah. Maka kedua negeri itu terlarang untukku, di mana setiap kali aku ingin memasuki salah satu dari kedua negeri itu, aku selalu dihadang oleh malaikat yang di tangannya ada pedang berkilau dan sangat tajam untuk menghambatku dari kedua negeri tersebut. Dan di setiap celahnya terdapat malaikat yang menjagnya. Ia (Fatimah si perawi hadits ini) berkata: Rasulullah saw bersabda sambil menghentakkan tongkatnya di atas mimbar: Inilah Thibah, Inilah thibah, Inilah Thibah (maksudnya kota Madinah). Bukankah aku sudah menyampaikan kepada kalian tentang hal ini? Orang-orang (para sahabat) menjawab: Benar. Beliau saw berkata: Saya tertarik dengan apa yang dikatakan Tamin Ad Dari, karena ia bersesuaian dengan apa-apa yang pernah aku sampaikan kepada kalian tentang Makkah dan Madinah. Bukankah ia (tempat Dajjal) terletak di laut Syam atau laut Yaman? Di mana Rasulullah mengisyaratkan tangannya ke arah timur. Ia (Fatimah) berkata: Hal ini saya hafalkan dari Rasulullah saw.” (HR Abu Dawud)

Di manakah tempat biara Dajjal sekarang? Biara itu terletak di arah timur, tepatnya di daerah Khurasan pada sebuah desa Isfahan (antara perbatasan Rusia dengan Iran). Sabda Rasulullah saw: Dajjal akan keluar dari sebuah negeri di Timur yang bernama Khurasan. (HR Tirmizi dan Hakim dari Abu Bakar). Dajjal akan diikuti oleh 70.000 orang Yahudi Isfahan yang memakai jubah besar berwarna hijau. (HR Ahmad dan Muslim dari Anas)

Monggo diambil sendiri kesimpulan Anda…

berita di posting tahun 2009